Selasa, 03 Desember 2013

Macam - Macam Gangguan Pada Otot, Sendi Dan Tulang

“ GANGGUAN PADA OTOT ”

Otot dapat mengalami gangguan dan kelainan otot,antara lain :
1. Kram
penyebabnya :
a.   Otot secara tiba-tiba berkontraksi sangat kuat karena cuaca dingin atau aktifitas otot terlalu berat.
b.   Ketidak seimbangan air dan ion dalam tubuh.

2. Nyeri otot
    Penyebabnya pembekakan jaringan otot menekan ujung saraf dan pembuluh darah akibatnya aliran darah akan terhambat dan timbul rasa nyeri.

3.  Polio
    Penyebabnya infeksi virus pada saraf yang mengendalikan gerakan otot rangka, sehingga akibatnya akan menjadi lumpuh.
4.  Sawan
    Penyebabnya kontraksi dari beberapa kelompok otot yang terkoordinasi karena gangguan otak



“ GANGGUAN PADA SENDI ”

1.  Keseleo atau terkilir
        Keseleo adalah gangguan sendi akibat gerakan pada sendi  yang tidak biasa,di paksakan atau di pegerakan secara tiba-tiba.umumnya keseleo bisa menyebabkan rasa yang sangat sakit dan bengkak pada bagian keseleo.

2.  Dislokasi atau dislocation
        Dislkasi adalah gangguan pada sendi seseorang dimana terjadi pergeseran dari kedudukan awal.

3.  Artritis atau arthritis
        Arthritis adalah radang sendi yang memberikan rasa sakit dan terkadang terjadi perubahan posisi tulang.salah satu contoh arthritis yang terkenal adalah rematik.

4.  Ankilosis atau ankylosis
        Ankilosis adalah gangguan pada sendi yang menyebabkan sendi tidak dapat di gerakan di mana ujung-ujung antar tulang serasa bersatu.

5.  Gangguan karena infeksi
        Misalnya kuman sifilis,gonorhoe,dan TBC yang dapat merusak sendi-sendi pada lutut dan pangkal paha.
Gangguan tersebut dapat berupa:
a.   Artritis eksudatif,yaitu peradangan pada sendi pada paha sendi.
b.   Artritis sika,yaitu peradangan pada sendi hingga sendi menjadi kering (kekurangan minyak sendi).


“ GANGGUAN PADA TULANG ”

1.  Gangguan mekanis tulang
Gangguan mekanis pada tulang dapat terjadi akibat jatuh atau benturan dengan benda keras (pukulan).
Gangguan ini dapat menyebabkan:

a.   Fisura atau retak tulang
Dapat diperbaiki karena poriosteum akan membentuk halus (sambungan).
Cara mengatasinya:
Menghindari perbuatan-perbuatan dengan resiko gangguan mekanik yang besar.

b.   Fraktura atau patah tulang
Umumnya terjadi pada tulang pipa.apabila tulang yang patah sampai keluar kulit di sebut patah tulang terbuka,sedangkan jika tidak sampai keluar kulit di sebut patah tulang tertutup.
Cara mengatasinya:
Menghindari perbuatan-perbuatan dengan resiko gangguan mekanik yang besar.

2.  Gangguan fisiologis tulang
Gangguan ini menyebabkan kelainan diantaranya berupa:
a.   Hydrocephalus yaitu suatu kelainan yang di tandai pengumpulan abnormal cairan spinal dan terjadi pelebaran rongga dalam otak sehingga kepala membesar,disebut juga megalochephalus.

b.   Mikrocephalus yaitu gangguan pertumbuhan tulang tengkorak akibat kekurangan zat kapur saat pembetukan tulang pada bayi.


c.   Osteoporosis yaitu peroposan tulang yang terjadi karena kekurangan hormon sehingga tulang mudah patah dan rapuh.
Cara  mengatasinya:
Banyak mengkonsumsi protein,susu.

d. Rakitis,kekurangan vitamin D pada anak-anak akan berakibat pertumbuhan tulang terganggu sehingga kaki dapat membengkak keluar (kaki x) atau ke dalam (kaki o).
Cara mengatasinya adalah banyak mengonsumsi nutrisi sehari-hari yang mengandung cukup provitamin D.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar